Selasa, 18 Maret 2014

Baru paham beginilah rasanya,
tinggal di rumah orang,
berada jauh dari orang tua,
sikap yang harus diubah,
sikap yang tak seperti biasanya,


Rabu, 25 Desember 2013

Terima kasihku, untuk kakak


Karenamu aku ada disini
Karenamu aku bisa berada di antara mereka
Dan..
Karenaku kamu jadi begini
Karenaku kamu tak bisa seperti teman-temanmu

Dariku untukmu,
Terima kasih atas segala kerelaan yang telah kamu berikan. Dengan ketulusan hati, kamu mengulurkan tangan demi melihat kebahagiaanku. Merelakan sebagian urusanmu demi mewujudkan cita-citaku.
Harapanku, semoga suatu saat nanti aku bisa membalas kebaikan yang telah kamu berikan selama ini.
 


Selasa, 24 Desember 2013

SALAM RINDU


Ingin sekali aku berkumpul lagi dengan kalian, teringat saat ketawa bareng, ngobrol-ngobrol (bergosip ria), curhat-curhatan, saling kerjasama (contek-contekkan), dan saling berjuang untuk menghadapi UNAS.  Pokoknya semua hal yang dulu pernah kita lakukan, susah senang, suka duka kita bersama. Kini masing-masing dari kita sudah punya kesibukan, yang membuat jarak antara kita semakin jauh. Pengen ketemu saja susahnya minta ampun, ada yang sibuk ini, sibuk itu, lagi ini, lagi itu, pokoknya ada-ada aja ini itunya. Namun semua itu bisa dimaklumi, karena memang sudah menjadi alur hidup  kita begitu. Untuk sahabat-sahabat SMA ku, semoga apa yang menjadi cita-cita kalian dapat kalian dapatkan. Amin,

Salam rindu, untuk sahabatku semuanya.

Minggu, 22 Desember 2013

Musik Sahabatku




Musik...

Bagiku, musik itu “sahabat sejati”.
Mendengarkan musik ‘melow’ saat sedih (terjadi kontroversi hati), musik ‘cinta’ saat hati ini merasa berbunga-bunga, musik ‘slow’ sebagai pengantar tidur, bahkan musik ‘dangdut’ yang bisa menghilangkan stress yang tertimbun di otak (korban tugas). Tidak hanya sebatas didengar saja, terkadang suara ‘fals’ pun terlontarkan. 

Musik selalu menemaniku dalam berbagai suasana hati, layaknya seorang sahabat yang selalu ada saat aku sedih maupun senang. 



Aku dan Kakak


Kita akan selalu berjuang bersama
mengukirkan senyum di wajah ayah dan ibu
Mengukirkan senyum bangga
karena prestasi yang kita peroleh
Menunjukkan pada mereka bahwa kita bisa





*cemunguudd ya kaka’